TERNAK IKAN CUPANG DIRUMAHAN

Ikan cupang (betta fish) adalah salah satu ikan hias yang sedang banyak digemari belakangan ini sebagai koleksi. Walaupun mudah dipelihara, namun cara ternak ikan cupang membutuhkan ketelatenan

Meskipun begitu, budidaya ikan cupang tidak memerlukn tempat luas dan modal yang besar. Bahkan, kalian juga bisa menjadikannya sebagai usaha rumahan.

Membudidayakan ikan cupang juga bisa membantu agar spesiesnya tidak punah, mengingat melambungnya permintaan atas ikan berwarna cantik ini.

Sehingga, nantinya akan bisa dijual kembali untuk para kolektor. Harga ikan cupang juga masih relatif terjangkau walaupun peminatnya sangat tinggi.

Berikut adalah cara untuk kalian beterank ikan cupang dirumah kalian:

1. Memilih Indukan Ikan Cupang

Pertama-tama, yang perlu kalian lakukan adalah memilih indukan ikan cupang. Perhatikan jenis dan warna ikan cupang yang ingin kamu ternakkan.

Selain itu, pastikan juga bahwa indukan jantan dan betina sudah dalam masuk fase matang atau siap kawin. Kemudian bebas dari penyakit, cacat bawaan, dan kondisinya bugar.

Ada beberapa penyebab atau ciri ciri ikan cupang tidak mau kawin, seperti belum masuk masa kawin atau ikan cupang stres. Bisa jadi ikan cupang justru berkelahi saat pemijahan atau perkawinan.

Oleh karena itu perhatikan beberapa ciri-ciri ikan cupang siap kawin sebagai berikut:

Ikan cupang jantan:

  • Bisa mulai dibudidayakan pada usia 4-8 bulan
  • Bentuk badan panjang
  • Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif
  • Gerakannya agresif dan lincah

Ikan cupang betina:

  • Berumur setidaknya 3-4 bulan
  • Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit
  • Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik
  • Gerakannya lambat

Simpan indukan jantan dan betina di tempat terpisah. Ukuran tubuhnya juga harus diperhatikan, jangan gunakan ikan cupang betina yang lebih besar daripada jantannya.

Di alam liar, cupang betina akan memilih cupang jantan berdasarkan ukuran, warna, panjang sirip, dan kualitas sarang gelembung mereka.

Maka dari itu, saat memelihara cupang dan ingin membudidayakannya, pilihlah yang terbaik dan ciptakan kondisi yang optimal agar pembuahan terjadi secara efektif.

2. Persiapkan Tempat Pemijahan

Sebagai tempat pemijahan atau perkawinan, gunakan wadah atau akuarium kecil, bisa berukuran 20x20x20 cm.

Kemudian isi dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Sebaiknya gunakan air tanah atau air sungai yang jernih yang sudah diendapkan selama satu malam.

Hindari menggunakan air minum kemasan botol atau air PAM yang mengandung kaporit karena bisa membahayakan ikan cupang.

Setelah itu masukkan tanaman air seperti kayambang sebagai tempat burayak atau anakan ikan cupang berlindung.

Tapi jangan ditempatkan terlalu padat. Sebab tanaman ini berpotensi mengambil oksigen yang ada di dalam air.

Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang bisa menghasilkan sampai 1000 butir telur. Kemudian telur tersebut dapat menetas dalam waktu 25 jam setelah pembuahan.

Namun menurut pengalaman, tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Maka dari itu dalam sekali kawin biasanya hanya bisa dipanen 30-50 ikan cupang hidup.

Untuk indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu kurang lebih 2-3 minggu.

Berapa lama ikan cupang betina bisa bertelur lagi? Sayangnya indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja.

Sebab apabila dipaksakan, pada perkawinan berikutnya bisa terjadi penurunana keragaman jenis kelamin, yakni anakan ikan cupang akan didominasi oleh jenis kelamin betina.

3. Masukkan Ikan Cupang Jantan

Setelah tempat pemijahan selesai disiapkan dengan baik, masukkan ikan cupang jantan. Cupang jantan ini akan membuat gelembung-gelembung udara.

Gelembung ini berguna untuk menyimpan telur-telur yang sudah dibuahi. Proses ini membutuhkan waktu sekitar satu hari.

Untuk memancing proses tersebut, kalian bisa ‘mengenalkan’ ikan cupang betina. Namun memasukkan cupang betina harus dipisah, misalnya menggunakan gelas plastik bening.

Untuk indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu kurang lebih 2-3 minggu.

Berapa lama ikan cupang betina bisa bertelur lagi? Sayangnya indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja.

Sebab apabila dipaksakan, pada perkawinan berikutnya bisa terjadi penurunana keragaman jenis kelamin, yakni anakan ikan cupang akan didominasi oleh jenis kelamin betina.

4. Proses Perkawinan Dan Pembuahan

Setelah gelembung udara siap, kalian bisa memasukkan indukan betina. Si betina akan langsung berenang ke gelembung udara untuk memeriksanya.

Berhati-hati apabila si betina malah menghancurkan gelembung tersebut. Artinya gelembung itu tidak sesuai dan kamu perlu mengulangi prosesnya dari awal.

Itu adalah tata cara ternak ikan cupang yang harus kalian ketahui.

Author: admin