CARA MEMELIHARA IKAN GUPPY

Bagi kalian yang memiliki akuarium di rumah, pasti kenal dengan ikan guppy ? Ikan guppy atau gapi adalah salah satu jenis ikan hias air tawar populer dan banyak dipelihara.

Jenis ikan air tawar yang ukurannya kecil ini terbilang mudah dipelihara. Harga ikan guppy yang murah dan memiliki banyak variasi warna dan corak juga menjadi daya tarik lainnya.

Walaupun pemeliharaannya terbilang mudah, tapi ikan guppy juga rentan dan gampang mati apabila kalian tidak melakukan perawatan dengan benar.

nah kali ini sudah di rangkum cara memelihara ikan guppy dengan benar agar tidak cepat mati:

1. Kondisi Akuarium

Ikan guppy memiliki habitat alamiah di perairan air tawar di kawasan Amerika Selatan yang beriklim tropis. Hal ini menjadikannya cukup mudah beradaptasi di wilayah Indonesia.

Untuk memastikan kondisi akuarium sesuai, kalian bisa membuat habitat semirip mungkin dengan memberikan tanaman hidup, bebatuan, dan substrat sebagai dasaran.

Pemilihannya pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan, karena mayoritas ikan guppy akan berenang di tengah hingga mendekati permukaan air akuarium.

Kondisi akuarium untuk ikan guppy lainnya yang perlu diperhatikan adalah temperatur. Sobat Pintar perlu memastikan suhu air berkisar antara 24-28 derajat Celcius.

Kadar pH air untuk ikan guppy pun antara 5.5-8.5, di mana pH yang ideal antara 7.0-7.2. Pastikan juga kalian melengkapi akuarium dengan filter dan aerator.

ini untuk memastikan kotoran dapat tersaring baik dan memberikan oksigen dalam akuarium untuk mencegah timbulnya bakteri yang berbahaya bagi ikan guppy.

2. Jenis Ikan Yang Bisa Dicampur

Ikan guppy jantan memiliki corak warna yang lebih menarik dibanding betina dan cocok dipelihara sebagai penghias akuarium.

terutama ikan guppy juga dipelihara berkelompok dengan jumlah beberapa ekor dalam akuarium. Ikan guppy memiliki temperamen yang tenang dan bisa dicampur dengan jenis ikan air tawar lainnya.

Di sini kamu bisa mencampur ikan guppy bersama ikan lain, seperti ikan moli, ikan mas koki, ikan discus merah, ikan corydoras, ikan bidadari, ikan sepat mutiara, dan ikan neon tetra.

Jauhi jenis ikan hias yang agresif dan berukuran besar, seperti ikan oscar atau ikan arwana. ini bisa menyebabkan ikan guppy diserang bahkan menjadi santapan mereka.

3. Pilihan Makanan Ikan Guppy

Tergolong jenis ikan omnivora, makanan ikan guppy liar dapat berupa ganggang, jentik nyamuk, kutu air, cacing, dan sebagainya.

Sebagai ikan hias peliharaan, tentu kalian perlu memilih makanan ikan guppy terbaik. Pilihannya dapat terdiri dari pelet ikan dan makanan alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Asupan makanan ikan guppy diberikan sekali atau dua kali dalam sehari. Pemberian makanan seperlunya atau dengan takaran yang bisa mereka habiskan dalam waktu dua menit.

Berikan makanan selain pelet ikan, seperti jentik nyamuk, cacing beku, atau potongan kecil sayuran. Jika kalian menemukan sisa makanan, segera ambil dengan menggunakan jaring.

Kalau tidak dibersihkan, tentu sisa makanan dapat mengendap dalam akuarium dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan pada ikan di dalamnya.

4. Perhatikan Penyakit Dan Masalah Kesehatan

Sebagai salah satu cara merawat ikan guppy, tentu kalian perlu mengetahui ciri-ciri ikan guppy saat stres atau sedang mengalami penyakit dan masalah kesehatan.

Umumnya ikan guppy stres atau sakit akan menunjukkan perilaku yang bersembunyi dan tidak berenang bebas seperti pada umumnya.

Masalah kesehatan yang bisa terjadi pada ikan guppy, di antaranya infeksi jamur, bintik putih (ich), dan busuk sirip (fin rot). Adapun beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan, seperti:

  • Pastikan kondisi air dan akuarium optimal;
  • Lakukan perawatan dan penggantian air akuarium secara rutin;
  • Berikan makanan yang bervariasi; dan
  • Batasi populasi ikan dalam akuarium agar tidak berlebihan.

 

Itulah penjelasan cara merawat ikan guppy dirumah kalian agar tidak cepat mati , bagi yang belum mengetahui apa kalian berniat untuk memelihara ikan guppy?

Author: admin